Kamis, 05 Maret 2015

Aku, Kamu dan Hujan


hujan datang membaca cerita
merangkai seribu satu kisah antara kita
ketika itu, kita miliki hujan
melangkah bersama meski rintiknya merenda bak tirai mutiara
banyak sudah jalan yang kita tapaki
perlahan, arah pasti telah kita temukan'
hujan tak membuat kita tersesat
hujan menyejukkan hati
membawa imaji ini terbang ke arah nyata
menciptakan cahaya indah yang kita sebut cinta
banyak kenangan yang tlah kita lalui
menapaki malam meniti sepi
ketika itu kau seakan mutiara
hadir dalam setiap hariku,
kemilau bak hujan yang terkena sinar mentari

Cilebak, Wanayasa 04032015

KUBURAN MALAM


9 September 2011 pukul 12:55
malam beraroma bunga kemboja menampar wajahku yang kuyup bersimbah darah
menghisap dingin dalam persetubuhan murni bangkai pengkhianat
menjalari aortaku yang terhimpit jarum suntik malaikat maut
aku meradang diantara ribuan kalajengking
Oh Kekasih
inikah padang mahsyarmu ?
inikah ladang pembantaianmu ?
yang kau janjikan kepadaku pada tengah malam buta !

Iip Saripudin.............................Wanayasa

Puisi Hujan

HUJAN DIAKHIR DESEMDER

30 Desember 2013 pukul 20:56
hujan ini hujan kita
dimana gemericiknya meluluhkan dedaunan
dan basahnya mengalirkan keheningan

katamu
hujan ini beraroma kemboja
membuat urat nadimu tersumbat tanah merah
aortamu ditutupi keping-keping tembaga
dan jantungmu digelayuti ribuan jelaga